Selasa, 17 Maret 2015


LAPORAN KEUANGAN BULAN FEBRUARI 2015





NO TANGGAL NAMA DONATUR ALAMAT JUMLAH
1 05/02/2015 Bpk. MUJIANTO Permata 6 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
2   Bpk. PUDIANTORO Permata 6 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
3   Bpk. ARIF UNTARA Permata 6 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
4   Bpk. EKO ATMOJO Permata 7 , Mustika Kr. Satria  Rp             20.000
5   Bpk. SAMSUL HADI  Permata 8 , Mustika Kr. Satria  Rp           200.000
6   Bpk. RATNO Permata 8 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
7   Bpk. SAMHARI Permata 8 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
8   Bpk. ASWANDI Permata raya  RT 005 , Mustika  Rp           400.000
9   Bpk. AGUS EKA . P PT. SUZUKI Tb 2  Rp           150.000
10   Bpk. MUKHYDIN PT. SUZUKI Tb 1  Rp           100.000
11   MAMA ALDEN Permata X, Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
12   An. NAJWA AISYAHRINI Permata XI , Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
13   Bpk. SUGIHARTONO Permata XI , Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
14   Bpk. IMAM SUPRIYANTO Intan 3 , Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
15   ADE MAHYAR Intan 3 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
16   Bpk. JUNAEDI Intan 3 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
17   NINIK BUDIYANTI Intan 3 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
18   WIDI YULI  Intan 4 , Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
19   HAMBA ALLOH    Rp             50.000
20   Bpk. YUDI Intan 4 , Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
21   Bpk. HADI HARTONO Intan 4 , Mustika Kr. Satria  Rp           100.000
22   Bpk. SUNARYO Intan 4 , Mustika Kr. Satria  Rp             50.000
23   Ust. AMIR SYAH Mustika , RT 015 / 014  Rp             50.000
24 07/02/2015 KFA OTO GROUP - Jakarta  Rp           100.000
25   Ibu RINI OTO GROUP - Jakarta  Rp           200.000
26   Bpk. RIDWAN  OTO GROUP - Jakarta  Rp             50.000
27   Ibu DEPIYANTI OTO GROUP - Jakarta  Rp           100.000
28   Ibu NINE OTO GROUP - Jakarta  Rp             50.000
29   Bpk. ANTON OTO GROUP - Jakarta  Rp           200.000
30   Bpk. PURNOMO OTO GROUP - Jakarta  Rp           100.000
31   Bpk. HILMY OTO GROUP - Jakarta  Rp             50.000
32   Bpk. ERYO OTO GROUP - Jakarta  Rp           100.000
33   Bpk. BONY OTO GROUP - Jakarta  Rp             50.000
34 28/02/2015 Bpk. TRY KARYONO Mustika , RT 009 / 014  Rp           100.000
35   Bpk. YULI SUPRIYANTO Mustika , RT 009 / 014  Rp           300.000
36   Ibu YULIANTI / INDRA GUNAWAN Permata XII , RT 005 / 014  Rp           500.000
37   Ibu KUSMIATI  Permata IX , RT 005 / 014  Rp             50.000
38   Ibu AI AISYAH Permata IX , RT 005 / 014  Rp             50.000
39   Bpk. IKHWAN SUGIANTO Permata IX , RT 005 / 014  Rp           140.000
40   Bpk. WARSITA , S.Pd SMA PATRIOT - BEKASI   Rp           100.000
41   Bpk. SUNADI , S. Pd SMKN 8 KOTA BEKASI   Rp             20.000
42   SRI JAHER  WARGA BORO NGARGOREJO  Rp             50.000
43   Bpk. HANDOYO WARGA BORO NGARGOREJO  Rp             50.000
44   Ibu SURATI Kusen Perumnas 3  Rp           420.000
45   Bpk. SLAMET WIDODO / Ibu NUR .A , Amk SMKN 8 KOTA BEKASI   Rp           600.000
46   Ibu NURLELA , S.Pd SMA PATRIOT - BEKASI   Rp           200.000
47   Bpk. AGUS SUCIPTO ,S.Pd SMK KESEHATAN PATRIOT  Rp           100.000
48   Bpk. ROBBY / Ibu SUNIYAH ,S.Pd Bakso CAK SU KUMIS  Rp       1.000.000
49   FIRDAUS  Kp. RAWA KALONG  Rp             50.000
50   Ibu SRI ANITA  Kp. RAWA KALONG  Rp             50.000
51   Bpk. TRI BUDI GRIYA ASRI  Rp             50.000
52   Bpk. TIO PROYEK  Rp             20.000
53   Ibu DIAH  Perumnas 3  Rp             20.000
54   ANNISA Kp. RAWA KALONG  Rp             20.000
55   NANA Pasar Baru - Bekasi   Rp             20.000
56   EBI  Pasar Baru - Bekasi   Rp             20.000
57   Bpk. SYAMSUDIN  Mustika , RT 004 / 014  Rp           300.000
58   Ibu RUKIYAH HAYATI  Mustika , RT 005 / 014  Rp             50.000
59   Bpk. M. ADHI GRAHA  PT. MODERN INTERNASIONAL .Tbk  Rp           150.000
60   MAS ANDRY BTP  Rp           100.000
61   MAS RIDWAN BTP  Rp           100.000
62   Ibu IKHSAN BTP  Rp             50.000
    Total Pemasukan Februari 2015    Rp      7.800.000







Saldo Kas LPYPD Saldo bulan januari 2015  Rp     45.661.500



Pemasukan Bulan Februari  Rp       7.800.000



Jumlah  Rp    53.461.500








Pengeluaran santuanan Februari



( Menyantuni 53 Anak @ Rp. 110.000 )  Rp       5.830.000



Saldo Akhir Februari 2015  Rp    47.631.500






Ket : - Santunan bulan Februari di berikan bersamaan dengan pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad

             SAW 1436 H pada tanggal 31 Januari 2015 di Musholla AL - IKHLAS

           - Laporan dapat di lihat di website : alikhlaslpypd.blogspot.com





                                                                                                  Bekasi , 08 Maret 2015





                                         Sekretaris                                              Bendahara                                              Ketua










                                     IMAM ARIFIN                                           SADIMAN                          UST. AMIR SAEFULLOH , S.Ag
                                                                                                          Mengetahui,
                                                                                                Ketua DKM AL - IKHLAS










                                                                                                  UST. SUMARDIYANA

Rabu, 04 Maret 2015

 Tokoh-Tokoh Islam Yang Masa Kecilnya Yatim
Imam Al-Ghazali, Imam Ibnul-Jauzi, Imam Ahmad bin Hambal, Imam Al-Bukhari, Imam Asy-Syafi'i...adalah diantara contoh manusia yang waktu kecilnya merupakan anak-anak yatim namun mampu menorehkan sejarah agung dalam kehidupan umat manusia. Jangan pandang sebelah mata terhadap anak-anak yatim, mereka juga punya potensi menorehkan namanya dengan tinta emas dalam lembaran sejarah peradaban manusia, tugas kita membantu mereka menempuh jalan kehidupan menuju takdir selanjutnya dari Allah SWT. 

Pahala Memelihara Anak Yatim
Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: "Barangsiapa yang mengasuh tiga anak yatim, dia bagaikan bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya, dan bagaikan orang yang keluar setiap pagi dan sore menghunus pedangnya untuk berjihad fisabilillah. Dan, kelak di surga bersamaku bagaikan saudara, sebagaimana kedua jari ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah." (HR Ibnu Majah) 

Keutamaan Memelihara Anak Yatim
Banyak sekali keutamaan yang terkandung dari bersedekah atau meyantuni anak-anak yatim dan fakir miskin, keutamaan tersebut dapat dirasakan baik di dunia maupun di akhirat kelak. Dan Allah pasti akan membalas kebaikan makhluknya dengan kebaikan pula. Bahkan di dalam Al Qur'an, Allah akan melipatgandakan ganjaran para ahli sedekah. Allah juga akan memberi naungan bagi ahli sedekah, dan akan memasukkan mereka ke dalam surga-Nya. 

Kedudukan anak-anak yatim dan para fakir miskin sering sekali disebut-sebut secara bersamaan di dalam Al-Qur'an maupun di dalam hadits Rasulullah. Kedua golongan tersebut tidak boleh kita sepelekan begitu saja, sayangi dan kasihilah mereka layaknya saudara kita sendiri. Jangan merasa enggan atau berat untuk mendermakan/menyedekahkan sebagian harta kita untuk mereka.

Subhanallaah...semoga kebaikan senantiasa diperoleh para Pengurus LPYPD Al-Ikhlas, atas kecintaan, pengorbanan dan keikhlasan yang luar biasa untuk anak-anak yatim. Semoga kita bisa mencontoh mereka dalam mencintai anak yatim. Aamiin.

Selasa, 03 Maret 2015

KISAH ANAK YATIM

Kisah Ali Bin Abi Thalib dan Anak Yatim

Seorang perempuan tua dengan fisik yang lemah sedang mengangkat tempat air besar. Dengan terseok-seok dan napas yang terengah-engah perempuan tua itu melangkah menuju rumahnya. Tiba-tiba ada seorang pria tak dikenal mendekatinya dan menawarkan untuk membawakan tempat air yang berat itu. Perempuan tua itu menggerakkan bibirnya dan berterima kasih kepada Allah Swt. Ia kemudian berkata pada pria yang tak dikenal itu, “Allah mengirim engkau untuk menolongku. Insya Allah, engkau akan mendapatkan pahala dari perbuatanmu ini dari Allah.”
Rumah perempuan tua itu tidak terlalu jauh. Ketika sampai, perempuan tua itu membukakan pintu. Anak-anaknya yang masih kecil begitu gembira setelah tahu ibu mereka telah kembali. Tapi rasa ingin tahu membuat mereka bertanya-tanya siapa orang asing ini.
Pria tak dikenal itu kemudian meletakkan tempat air di tanah dan bertanya kepada perempuan itu, “Jelas bahwa tidak ada pria di rumah ini, sehingga engkau sendiri yang mengangkat air. Apa yang terjadi sehingga engkau tinggal sendiri?”
Perempuan itu menarik napas panjang dan berkata, “Suamiku dulunya adalah seorang pejuang. Ia berperang bersama Ali bin Abi Thalib dalam sebuah perang dan di sana ia meninggal. Ia meninggalkan saya dengan beberapa orang anak.”
Mendengar ucapan perempuan tua, pria tak dikenal itu tidak dapat berkata apa-apa. Tapi dari wajahnya terlihat ia begitu sedih. Ia hanya bisa menundukkan kepala, kemudian meminta diri dan pergi dari situ. Tapi tidak berapa lama ia kembali ke sana sambil membawa sejumlah makanan.
Perempuan tua itu mengambil makanan dari pria tak dikenal itu dan berkata, “Semoga Allah meridhaimu!”
Pria asing itu berkata, “Saya ingin membantu pekerjaanmu. Perkenankan saya membuat adonan roti, membakarnya atau menjaga anak-anak ini.”
Perempuan itu berkata, “Baiklah! Jelas saya lebih baik dalam membuat adonan roti dan membakarnya. Engkau mengawasi anak-anak, sampai aku selesai membakar roti.”
Pria asing itu menerima dan pergi menemui anak-anak itu. Tapi sebelum itu ia menghampiri bungkusan yang dibawanya dan mengambil daging lalu membakarnya. Setelah matang, dengan sabar ia menyuapi anak-anak itu. Ia berkata, “Anak-anakku! Relakanlah Ali bin Abi Thalib, bila ada kekurangan yang dilakukan terkait kalian… Anak-anakku! Relakan Ali bin Abi Thalib…”
Adonan roti telah siap. Perempuan tua itu berkata, “Wahai hamba Allah! Nyalakan api untuk membakar roti ini…”
Pria itu beranjak dari tempatnya dan pergi untuk menyalakan api. Tungku telah menyala. Air mata telah menggenang di pelupuk mata pria asing itu. Ia kemudian mendekatkan wajahnya ke api sambil berkata, “Rasakan panasnya api! Inilah balasan orang yang tidak mengurusi anak-anak yatim dengan baik dan tidak tahu kondisi para wanita yang menjanda…”
Pada waktu itu, ada tetangga perempuan yang rumahnya bersebelahan dengan perempuan tua itu datang ke rumahnya. Ketika ia melihat pria tak dikenal itu, dengan segera ia menghadapi perempuan tua itu dan berkata, “Celakalah engkau! Tahukah siapa pria yang engkau perbantukan ini?”
Perempuan tua itu terkejut dan berkata, “Tidak. Saya tidak mengenalnya. Ketika hendak kembali ke rumah saya bertemu dengan dia dan langsung menawarkan diri untuk membantu saya.”
Tetangganya berkata, “Pria itu adalah Ali bin Abi Thalib, Amir al-Mukminin!”
Begitu mengetahui pria asing yang membantunya adalah Ali bin Abi Thalib, perempuan tua itu langsung menundukkan wajahnya. Perlahan-lahan ia mendekati pria itu dan berkata, “Wahai pria penolong! Maafkan saya yang tidak mengenalmu dan memintamu untuk membantuku.”
Imam Ali berkata, “Tidak! Saya yang harus meminta maaf kepadamu. Karena saya tidak melaksanakan kewajibanku dengan baik kepadamu dan anak-anak yatim ini.”
Setelah itu, Imam Ali secara berkala mendatangi rumah perempuan tua itu dan menanyakan keadaan mereka, sambil membantu makanan dan uang sesuai kemampuan beliau kepada mereka.
***